Senin, 07 Januari 2013

Gelak Tawa

Sindir nyata menjadi rata 

ketika mengundang tanya 


Sindir nyata menjadi warta 


disaat menyambut tawa


Kadang bertanya dan tertawa


Kadang berduka dan bersuka 


Mereka yang bertanya seperti mereka yang tidak tertawa 


mereka yang tertawa seperti mereka yang tidak bertanya 


Satu gelak tawa berawal dari kata maupun rasa


Kata yang mengandung makna tawa, tidak berisi retorika


Tujuan per-kata adalah gelak tawa


Tanpa mengajak atau pun memaksa mereka tertawa tanpa sandiwara 


Tawa mereka tak ada apa-apa, hanya berupa gelak tawa


Gelak tawa ditertawakan atau gelak tawa menertawakan 


Selalu ada rasa disetiap gelak tawa, ingin menyenangkan atau menyedihkan


bisa dikonkretkan dalam gelak tawa. 


Gelak tawa yang sebenarnya tawa adalah gelak tawa anak-anak


Tawa yang tak mengandung apa-apa hanya berupa gelak tawa


Gelak tawa bersifat sementara menuju konsepsi bahagia 


Yang sederhana, bahagia itu gelak tawa


Yasudahlah hanya gelak tawa

Rabu, 27 Juni 2012

Pertanyaan Besar

hidup ini memang rumit, tanpa bisa kita sadari dan dipahami, tetap seperti inilah hidup. hidup adalah soal keberanian melawan sebuah tanda tanya besar, hanya dengan intuisi dan edukasi kita bisa menghadapi sebuah pertanyaan besar. pertanyaan yang biasanya sering menghantui bahkan menakuti hal yang belum pasti. ketakutan hanya akan membatasi sebuah konsepsi kebahagiaan dari setiap insan yang hidup. terimalah jalan hidup kalau perlu hantam dengan tangan ini, meskipun tangan ini belum terlalu kuat untuk memukul congkaknya dunia ini. arogansi dan kemunafikan semakin mengakar dihidup ini, tanpa kedua hal tersebut manusia hanyalah menjadi manusia dengan sebongkah tulang yang dibungkus dengan lapisan kulit yang tipis. namun tak apa menjadi sebongkah tulang, karena lebih baik daripada menjadi orang yang berkamuflase dalam ruang dan waktu, yang esensinya adalah milik umum bukan bersifat pribadi.
hidup hanya akan terlihat manis ketika para daging yang berisikan jiwa bisa merasakan manisnya hidup. apalah guna akal hanya berisikan pemikiran minimal dari maksimal kapasitas total. pertanyaan mulai beraliran dari hal yang rancu hingga hal yang tak berlaku. pengakuan akan hak sebagai sesama pengguna bumi telah berubah menjadi alat penggerak massa yang mengatasnamakan haluan publik. mungkin banyak jalan yang rapih namun tetap jalan alternatif menuju konsepsinya adalah pilihan tepat. kejelasan akan merasuki dunia ini bila semua berangkat dari hati, pertanyaan besar bukan? apa yang terjadi sebenarnya, ini sebuah tanya, tanya akan sebuah tanggung jawab dan berantai akan muslihat. skeptislah insan